Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja – Setiap sudut Kota Jogja selalu menawarkan kekhasan yang tak ada duanya. Terutama bagi kamu yang baru saja tiba di kota ini melalui Stasiun Tugu Jogja, sederet objek wisata siap menantimu. 

Banyak yang beranggapan, untuk mengeksplorasi keindahan sebuah kota perlu naik kendaraan atau jauh berjalan. Namun, sebenarnya, wisata dekat Stasiun Tugu Jogja mampu memberikanmu pengalaman yang tak kalah menariknya. 

Tanpa harus beranjak jauh, hanya dengan mengandalkan kedua kaki, kamu sudah bisa menyelami berbagai pesona dari kota pelajar ini. Mulai dari pusat belanja, tempat bersejarah, hingga taman-taman edukatif siap menyambut langkahmu. 

Rekomendasi Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja

Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja

Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja

Bagi kamu yang belum tahu rute destinasi wisata dekat Stasiun Tugu Jogja yang bisa ditempuh via jalan kaki, simak ulasan di bawah ini hingga tuntas. Check it out! 

1. Malioboro 

Begitu menjejakan kaki keluar dari Stasiun Tugu, Jalan Malioboro sudah pasti bakal menyambutmu. Destinasi yang tidak lagi asing terdengar bagi para pelancong ini tak hanya menjadi surga belanja, tapi juga pusat kehidupan budaya Jogja yang selalu ramai. 

Dari berbagai kerajinan, batik, hingga makanan khas, semua tersedia di sepanjang koridor Jalan Malioboro. Tak hanya itu, kamu juga bisa mempercantik diri dengan temporary tattoo, menikmati pagelaran karya seni dari para seniman lokal yang tampil. Selesai berbelanja dan bersenandung dengan musisi jalanan, melangkahlah menuju ke arah selatan, dan Pasar Beringharjo siap menyambutmu selanjutnya. 

2. Pasar Beringharjo 

Masih berlokasi di sepanjang Jalan Malioboro bagian selatan, Pasar Beringharjo adalah ikon yang telah ada sejak tahun 1758 silam. Meski banyak pasar modern bermunculan di era sekarang, Pasar Beringharjo tetap mempertahankan eksistensinya dengan berbagai pernak-pernik produk lokal yang tak kalah menarik. 

Tak hanya tempat berbelanja batik dan kerajinan, kamu juga bisa menemukan kuliner Pasar Beringharjo yang khas seperti Pecel Kembang Turi, Sego Empal, Nasi Soto Pithes, Sate Kere, dan aneka kuliner lainnya. Dari jejamuan hingga pakaian pengantin mewah, segala kebutuhan bisa kamu temukan di sini, Pasar Beringharjo. 

3. Museum Benteng Vredeburg 

Pasca puas mengeksplorasi Pasar Beringharjo, berjalanlah sekitar 350 meter ke selatan dan kamu akan tiba di Benteng Vredeburg. Sebagai loji tertua di kawasan Malioboro, benteng ini menonjol dengan ragam ilustrasi benteng-benteng pertahanan alias bastion di setiap sudutnya. 

Kamu bisa menyelami sejarah perjuangan Indonesia melalui diorama-dioramanya. Lelah menyusuri Museum Benteng Vredeburg? Tenang, kamu bisa istirahat sejenak di Indische Cafe. Kafe elegan di sekitar benteng yang menawarkan ragam menu dari Indonesia hingga Eropa, serasi dengan nuansa kolonial bangunannya.

4. Titik Nol Kilometer Jogja 

Setelah menyusuri segala isi dari Museum Benteng Vredeburg, berikutnya ambil langkahmu sekitar 50 meter dan kamu akan berdiri di Titik Nol Kilometer Jogja. Lebih tepatnya, lokasi ini berada di jalur antara Alun-alun Utara sampai Tugu Ngejaman di ujung paling selatan Jalan Malioboro.

Di lokasi Titik Nol Kilometer Jogja ini, kamu bisa mengabadikan momen bersama keluarga atau teman tercinta dengan latar belakang ikonik Gedung BNI 1946 yang megah. Menjadi magnet bagi anak muda, Titik Nol Kilometer juga sering menjadi arena pagelaran seni, memamerkan kreativitas komunitas seni Jogja yang tiada hentinya.

5. Taman Pintar 

Setelah mengunjungi Titik Nol Kilometer, lanjutkan perjalananmu ke arah timur kurang lebih 300 meter ke arah timur. Yaps, betul sekali, kamu akan berada di kawasan Taman Pintar. Meski dirancang sebagai ruang rekreasi edukasi bagi anak-anak, bukan berarti hanya mereka saja yang dapat menikmatinya. 

Orang dewasa pun bisa merasakan serunya mendengarkan dinding yang berdendang atau parabola yang berbisik. Selama perjalanan menuju sana, pemandangan gedung-gedung Indis di seberang jalan akan menemani langkahmu.

6. Museum Sonobudoyo 

Setelah menjelajahi Taman Pintar, ambillah langkah ke arah barat selama 350 meter, lalu belok ke Jalan Pangurakan dan berjalan sekitar 140 meter sebelum berbelok ke kanan. Dalam beberapa langkah, kamu akan tiba di Museum Sonobudoyo

Sepanjang perjalanan, bangunan-bangunan Indis dan Alun-alun Utara menjadi teman setia pandanganmu. Di museum ini, peninggalan kebudayaan Jawa, baik yang asli maupun replika, dipajang dengan elegan, memandu kita melewati jejak sejarah Jawa di masa lampau.

7. Kraton Yogyakarta 

Dengan berjalan kaki sekitar 600 meter dari Museum Sonobudoyo, kamu akan tiba di Kraton Yogyakarta. Lebih dari sekadar kediaman raja, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah lambang kelestarian budaya Jawa. 

Di sini, kesenian Jawa, mulai dari musik gamelan, wayang orang, hingga tarian tradisional, sering dipersembahkan. Jika ingin menikmati keindahan dan kekayaan budaya di dalamnya, kamu bisa membeli tiket di dua loket, yakni Tepas Keprajuritan dan Tepas Pariwisata. Sebuah perjalanan yang mempesona melalui sejuknya kebudayaan Jawa.

8. Museum Kereta Kraton 

Setelah menjelajahi Kraton Yogyakarta, langkah selanjutnya adalah berkunjung ke Museum Kereta Kraton yang terletak tak jauh di kompleks yang sama. Museum ini menjadi rumah bagi 22 unit kereta keraton bersejarah, berasal dari masa pemerintahan Hamengkubuwana I hingga Hamengkubuwana VIII. 

Ada kereta buatan dalam negeri dan impor dari negara-negara seperti Belanda, Inggris, dan Jerman. Beberapa di antaranya merupakan hadiah, sementara lainnya khusus dibuat untuk kerajaan. Singkatnya, mengunjungi museum ini ibarat memasuki garasi kerajaan dengan koleksi kendaraan antik yang menawan. Pastinya dijamin seru! 

9. Taman Sari 

Menyusuri jalan setelah Kraton Yogyakarta, sejauh 1,2 km, kita akan tiba di Taman Sari, sebuah mahakarya arsitektur kuno yang mempesona. Tempat ini menawarkan lebih dari sekedar keindahan struktur bangunannya. 

Kolam pemandian yang terkenal, lorong-lorong bawah tanah misterius, hingga masjid kuno, semuanya memikat hati para pengunjung. Namun, tak lengkap rasanya jika tidak menyambangi Gedung Kenongo. 

Dari gedung tertinggi di istana air ini, kita bisa menikmati apa yang kerap dinikmati para raja yaitu golden sunset Jogja yang memukau. Bayangkan berdiri di tempat yang sama dengan raja-raja dahulu, menatap matahari yang perlahan tenggelam, memberi tanda untuk melanjutkan petualanganmu di Jogja.

10. Alun-alun Kidul Yogyakarta 

Meski senja telah memeluk kota, petualangan di Jogja tetap berlanjut. Memasuki malam, berjalanlah sekitar 900 meter dari Taman Sari menuju Alun-alun Kidul Yogyakarta, pusat keramaian ketika malam tiba. 

Sinar lampu odong-odong memancar menambah keriaan, dengan warga lokal dan wisatawan silih berganti menikmati indahnya malam di Jogja. Sudahlah, mari beristirahat sejenak. Menikmati jagung bakar atau makan malam sembari menyeduh wedang ronde hangat khas Jogja tentu memanjakan lidah. 

Lalu, coba tantangan uniknya yaitu berjalan menutup mata melewati dua pohon beringin kembar. Meskipun terdengar mudah, banyak yang mencoba dan gagal. Mitos yang dipercaya warga setempat, konon katanya hanya mereka yang memiliki hati bersih dan pikiran positif yang bisa melewati tantangan pohon beringin tersebut. Tertarik mau mencoba? 

 

Jadi, itulah informasi seputar daftar 10 destinasi wisata dekat Stasiun Tugu Jogja. Ingin mengeksplorasi lebih dalam wisata-wisata lainnya di Jogja dengan nyaman? Nagantour punya solusinya! Nikmati berbagai pilihan paket tour mulai dari 1 hari, 2 hari 1 malam, hingga paket liburan keluarga. 

Jika kamu hanya butuh layanan sewa mobil Jogja, jangan khawatir. Nagantour menyediakan armada mewah mulai dari Avanza, Innova, Camry, hingga Alphard yang siap mengantar ke destinasi impianmu selama di Jogja. 

Tunggu apa lagi? Siapkan dirimu untuk petualangan seru di Jogja dan tetap update dengan info wisata Jogja terbaru hanya dari Nagantour. Selamat menikmati waktu libur bersama keluarga dan kerabat tercinta di Jogja! 

Pernah Liburan ke Wisata Dekat Stasiun Tugu Jogja?

Jika sudah pernah ke sini, yuk berikan rating dan review untuk tempat wisata ini

Rate this post